PERPUSTAKAAN UMI MENGIKUTI WORKSHOP DAN SEMINAR NASIONAL JABATAN FUNGSIONAL DI IPB BOGOR
PUBA UMI – Perpustakaan Utsman bin Affan Universitas Muslim Indonesia mengikuti Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional dengan tema " Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional di Era Industri 4.0" Pada Hari, Tanggal : Kamis – Jum’at, 25-26 Juli 2019, Jam 08.00–16.00 WIB, Tempat : Auditorium Jannaes Hummuntal Hutasoit (JHH) FAPET IPB Bogor.
Pada Acara Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional tersebut Perpustakaan Utsman Bin Affan UMI diwakili oleh Kepala Perpustakaan Dr. Ir. H. Abd Karim, MSc., dan KTU Drs. Surur Putuhena, MM serta Kabag IT Drs. Thalha Achmad, MM.
Sekretaris Utama ANRI, Sumrahyadi menjadi pembicara pada Workshop dan Seminar Nasional Jabatan Fungsional dengan tema " Strategi Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jabatan Fungsional di Era Industri 4.0". Acara seminar diselenggarakan pada 25-26 Juli 2019 di Kampus IPB, Dramaga, Bogor, Jawa Barat.
Pada kesempatan ini, Sumrahyadi memaparkan mengenai dampak revolusi industri 4.0 terhadap dunia kearsipan. Menurutnya, arsip-arsip yang tercipta di era revolusi industri 4.0 akan mengarah kepada arsip elektronik dan kebutuhan data besar (Big Data). Selain itu, pengelolaan arsip di era revolusi industri 4.0 ditujukan pada konektivitas informasi di tiap-tiap instansi ke dalam sebuah Sistem Informasi Kearsipan secara Nasional. Namun saat ini, masih banyak instansi yang belum secara optimal mengunggah informasi yang terekam di arsip ke dalam simpul jaringan kearsipan secara nasional. Sumrahyadi menambahkan bahwa, era revolusi industri 4.0, penyelenggaraan kearsipan memiliki korelasi kepada penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Hal ini, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang merupakan kebijakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
Diakhir paparan, Sumrahyadi menyampaikan bahwa menghadapi tantangan global, SDM Kearsipan perlu meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya melalui peningkatan pemahaman di bidang teknologi informasi.
sekian dan terima kasih.


Panel Acara Seminar
Tag:
